Usia Community College di Indonesia terbilang masih muda, 6 tahun layaknya anak-anak yang butuh banyak sentuhan untuk menjadikannya dewasa dan mandiri. Dengan berbekal misi untuk memberikan bermacam-macam jenis pengajaran dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas di daerah, idealisme Community College mulai digulirkan dan diimplementasikan di daerah-daerah. Tetapi dalam perkembangannya banyak sekali bermunculan permasalahan yang dihadapi, mulai dari tidak dikantonginya akreditasi dari Dirjen Pendidikan Tinggi sebagai pengampu akreditasi nasional untuk higher education ( bisa dilihat di situs DIKTI , dimana tidak tercantumnya Community College sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional) , belum ada dukungan yang sepenuhnya dari Pemerintah daerah dan masyarakat lokal, belum tersedianya struktur pengelolaan yang baku dan terdapat banyak sisi kelemahan pada pola manajemen seperti organisasi, pendanaan, rekruitmen , dll sebagai acuan operasional Community College di Indonesia. Dalam tulisan ini aku akan mencoba untuk menuliskan beberapa permasalahan mendasar yang dihadapi oleh Community College di Indonesia sehingga sangat mempengaruhi perkembangannya dalam kancah pendidikan nasional maupun peran sertanya dalam layanan publik yang kemudian akan dikomparasikan dengan kondisi di USA yang sedikit kugali untuk memberikan gambaran antara idealisme dan realita……..
Continue reading ‘Oh….Community Collegeku (Bagian 1 dari 3 Tulisan)’

Visi dan misi sebuah Community College sangat jauh berbeda dengan Universitas atau higher education lainnya.Kata kuncinya adalah Community Need Assessment, dimana CC didirikan untuk memenuhi kebutuhan community untuk meningkatkan angka produktifitas kerja dan meningkatkan kualitas hidup

